Daftar istilah yang digunakan di MRT Jakarta

Ratangga MRT Jakarta

Moda Raya Terpadu

Istilah ini adalah hasil pengindonesiaan dari MRT (Mass Rapid Transit) yang secara resmi diluncurkan pada acara Pra Pembukaan Kongres Bahasa Indonesia ke-IX di Hotel Grand Sahid Jaya tanggal 28 Oktober 2018.

Ratangga

Ratangga MRT Jakarta
Ratangga MRT Jakarta

Istilah ini diresmikan bersamaan dengan istilah Moda Raya Terpadu. Ratangga adalah sebutan untuk sarana kereta penumpang yang digunakan oleh MRT Jakarta. Ratangga sendiri memiliki arti Kereta Perang dalam Bahasa Jawa Kuno, yang identik akan kekuatan dan pejuang.

Dengan penamaan tersebut, Ratangga diharapkan dapat selalu tangguh untuk mengangkut para Pejuang Jakarta yang sedang berikhtiar demi kehidupan yang lebih baik.

Stasiun Underground dan Elevated

Stasiun Underground adalah stasiun yang terletak di dalam tanah. Hingga saat ini stasiun underground hanya terdapat di MRT Jakarta sebanyak 5 unit saja. Stasiun Underground jauh lebih rumit karena harus menyediakan akses saluran udara khusus untuk mendukung kehidupan didalam tanah.

Stasiun Elevated adalah stasiun yang bangunannya terletak diatas tanah. Jenis stasiun ini banyak digunakan di beberapa operator perkeretaapian seperti di PT. KCI, PT LRT Jakarta, LRT Jabodebek, dan MRT Jakarta.

Ticket Vending Machine (TVM)

TVM adalah mesin otomatis yang dapat digunakan untuk membeli/mengisi ulang saldo tiket STT dan MTT. TVM terdapat di seluruh stasiun MRT Jakarta namun dengan jumlah yang berbeda di tiap stasiun.

Single Trip Ticket (STT)

STT adalah tiket satu kali perjalanan yang dikeluarkan oleh PT MRT Jakarta, yang hanya dapat digunakan di MRT Jakarta. Batas penggunaannya setelah diisi saldo hanya satu hari. Sementara kartunya dapat diisi ulang hingga tujuh hari dari pengisian terakhir.

Pembelian tiket Single Trip Ticket harus disertai dengan stasiun tujuan, harga tiket ini Rp15.000 dan dapat di refund ketika selesai digunakan.

Jika tiket tidak digunakan lebih dari 7 hari, tiket otomatis hangus dan tidak dapat di refund maupun direfill (isi ulang).

Dibandingkan dengan U-Nik Bank proses baca kartu ini jauh lebih cepat. Namun yang menjadi kendala yaitu harus diisi ulang setiap akan melakukan perjalan.

Multi Trip Ticket (MTT)

Tiket ini dapat digunakan berulang-kali apabila saldo didalam kartu masih mencukupi. Namun sampai tulisan ini dibuat keberadaan tiket MTT masih ghoib karena masih dalam proses perizinan.

Uang Elektronik Bank (U-nik)

U-nik Bank atau uang elektronik adalah media pembayaran tiket alternatif yang dapat digunakan di MRT Jakarta. Kartu ini dikeluarkan oleh pihak bank dan dapat digunakan berulang kali selama saldo masih ada.

Agar dapat digunakan sebagai media pembayaran MRT Jakarta kartu jenis ini harus memiliki saldo minimal sebesar Rp14.000 (tarif Bundaran HI – Lebak Bulus Grab).

Jenis kartu U-nik yang dapat digunakan di MRT Jakarta diantaranya E-money (Bank Mandiri), Flazz (Bank BCA), Brizzi (Bank BRI), JakCard (Bank DKI), TapCash (Bank BNI), serta kartu Jaklingko (Bank DKI & Bank BNI).

Namun, ada beberapa kartu yang tidak dapat digunakan meskipun termasuk dalam beberapa jenis kartu yang saya sebutkan diatas. Kartu tersebut kemungkinan kartu versi lama yang tidak didukung di MRT Jakarta.

Tapi perlu diketahui bahwa kartu U-nik Bank proses bacanya lebih lambat jika dibandingkan dengan kartu STT dan sering kali tidak terbaca dengan sempurna.

Refund

Dalam Bahasa Indonesia refund berarti pengembalian dana. Jenis tiket yang dapat di refund di MRT Jakarta hanya Single Trip Ticket (STT). 

Passenger Gate (PG)

Passanger Gate adalah pintu masuk untuk menuju area berbayar. Di PG inilah kita biasa melakukan tap-in dan tap-out.

Perlu diingat, pastikan untuk selalu tap-in ketika akan naik ratangga dan tap out ketika tiba di stasiun tujuan.

Platform Screen Door (PSD)

Platform Screen Door merupakan istilah untuk pintu pembatas peron. Selain sebagai fasilitas keselamatan, pintu pembatas ini juga berfungsi untuk menjaga suhu ruangan platform tetap sejuk (stasiun underground). Selain itu, dengan adanya PSD ini penumpang menjadi tau posisi pintu untuk menaiki ratangga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *