Jalan-jalan ke Dipo Lokomotif Jatinegara

Dipo Lokomotif Jatinegara

Akhirnya setelah kemarin selesai dengan banyak kegiatan didunia nyata sekarang bisa menulis lagi di Roismini.blogspot.com. Kali  ini saya akan sedikit berbagi cerita dengan pembaca setia Roismini tentang perjalanan kunjungan saya dengan seluruh rekan jurusan saya di DIPO LOKOMOTIF JATINEGARA.

Dipo Lokomotif Jatinegara
      Terletak didekat stasiun kereta api Jatinegara, atau tepatnya di jalan Pisangan Baru Raya  No. 1 Jakarta Timur. tidak semua orang boleh memasuki dipo lokomotif ini, semua yang ingin berkunjung harus mengajukan izin terlebih dahulu kepada kepala dipo lokomotif Jatinegara. Untuk menuju stasiun Jatinegara kalian dapat menggunakan sarana KRL jabodetabek (commuter line) dengan cara seperti tulisan saya sebelumnya (Perjalanan menggunakan krl jabodetabek)

peta dipo Jatinegara
peta dipo Jatinegara
lokomotif CC203 didepan Dipo
       Dipo Jatinegara memiliki 39 lokomotif yang terdiri
dari 11 lokomotif CC201, 9
lokomotif CC203, 2 lokomotif CC204,
dan 17 lokomotif
CC206.
Dipo Jatinegara tidak hanya melakukan perawatan untuk 39 lokomotif miliknya
tetapi juga melakukan perawatan terhadap lokomotif dipo lain yang datang ke
Jakarta.
     Banyak fasilitas yang terdapat dalam dipo lokomotif ini yang digunakan untuk perawatan lokomotif.
Berikut ini adalah beberapa fasilitas pendukung perawatan lokomotif di dipo lokomotif Jatinegara.
1. Meja
Putar Lokomotif (Turn Table)
        Hal yang pertama kali kami temui
ketika masuk kedalam dipo ini adalah meja putar lokomotif (turn table).

     Meja putar ini setiap harinya
beroperasi dengan menggunakan tenaga manusia. Dibutuhkan 4 orang untuk dapat
memutar meja putar tersebut dengan beban lokomotif diatasnya.

lokomotif diatas meja putar
lokomotif diatas meja putar
         Pada awalnya meja putar tersebut
menggunakan motor listrik untuk berputar, namun ketika musim hujan sering terjadinya
genangan air didasar meja putar mengakibatkan motor listrik mudah
rusak sehingga motor
listrik tersebut akhirnya tidak dipasang kembali.
         Meja putar ini digunakan untuk
memutar arah lokomotif dari posisi hidung panjang ke hidung pendek maupun
sebaliknya. Setiap hari ada sekitar 8-15 lokomotif yang diputar di turn table ini.


2. Pengolahan
limbah
      Digunakan untuk menyaring/memisahkan
antara oli bekas dengan air sehingga air dapat dibuang di sungai di dekat dipo.
Alat ini terletak di samping dari meja putar lokomotif.
3. Tempat
penampung HSD (high speed diesel) /
bahan bakar solar
   
truk tangki sedang bongkar HSD
truk tangki sedang bongkar HSD

   Merupakan tempat pengisian bahan
bakar lokomotif yang disuplai oleh PETRANIAGA PT. PERTAMINA. Dipo lokomotif
Jatinegara membutuhkan 60.000 liter/hari HSD untuk memasok bahan bakar yang
digunakan oleh lokomotif-lokomotif yang ada di dipo tersebut.

4. Tempat
penyimpanan suku cadang khusus CC206
tempat penyimpanan suku cadang CC206 disamping penampung air
tempat penyimpanan suku cadang CC206 disamping
penampung air
    Didekat pintu masuk terdapat
bangunan kecil yang digunakan untuk menyimpan suku cadang untuk lokomotif
CC206. Tempat ini sengaja dipisahkan dari suku cadang lokomotif lain karena
adanya kontrak atau garansi selama 8 tahun dari GENERAL ELECTRIC sejak
pembelian lokomotif CC206 tersebut.
5. Tempat
penampungan air
   Tempat penampungan air ini terletak
disamping tempat penyimpanan suku cadang khusus CC206. Tangki ini dapat menampung
air sekitar 15.000 liter. Terletak di atas tanah dengan tinggi sekitar 2,5
meter dari tanah.
6. Ruang
suku cadang lokomotif
    Ruangan ini berada dalam gedung di
dekat kantor dipo Jatinegara. Didalam ruangan ini terdapat banyak suku cadang
untuk lokomotif. 
Suku cadangnya antara lain.
a.      Balok
rem
b.     
Kit
maintenence untuk P1 (harian), P3 (3 bulanan), P6 (6 bulanan), P12 (1 tahunan)
c.      Suku
cadang revisi
d.     
Oli
pelumas
e.      Suku
cadang untuk pelistrikan
f.      
Suku
cadang untuk sistem pengereman 

gate crane yg sedang digunakan
gate crane yg sedang digunakan

7. Gate
Crane
    Berada didalam dipo lokomotif yang
digunakan untuk mempermudah mengangkat suku cadang yang berat.
Contohnya untuk mengangkat
bagian silinder mesin disel lokomotif.
8. Kereta
penolong
    Merupakan peralatan khusus yang
digunakan ketika terjadi kecelakaan untuk mendukung proses perbaikan maupun
evakuasi di lokasi kejadian.
kereta penolong
kereta penolong
9. Ruang
belajar
     Ruang belajar digunakan untuk
menerima tamu sekaligus sebagai tempat pertemuan dan tentunya untuk belajar
bagi para pengunjung dipo tersebut ruangan ini dapat menampung sekitar 50
orang.
dalam ruang belajar
dalam ruang belajar

mungkin hanya sedikit cerita pengetahuan diatas yang bisa saya bagikan. sekian terima kasih .


4 Komentar

  1. Adrian Yohanes Purnomo Balas

    Saya ingin tahu, apa sekarang BBM Lokomotif dan Genset Diesel PT KAI masih mengonsumsi HSD / Solar murni 100% atau sudah dicampur dengan Biodiesel minimal 20%? Yang sekarang dikenal sebagai Pertamina Biosolar (80 – 95% Solar mineral + 5 sampai 20% Biodiesel).

  2. Fajar Rois PenulisBalas

    saya kurang begitu faham takaran atau campurannya, yg jelas waktu saya di Semarang pada waktu perawatan genset, disitu didapati cukup banyak residu yang berasal dari biodiesel yang mengendap di tangki dan juga filternya.

    • Adrian Yohanes Purnomo Balas

      Residu (MFO) / Minyak Bakar biasa digunakan untuk BBM Diesel Kapal berukuran raksasa seperti Kapal Tanker, Kargo, dll. Residu ini termasuk hasil sulingan Minyak Bumi yang paling bawah,sedikit lebih tinggi dari Aspal. Kelihatannya semakin besar ukuran Mesin Diesel, semakin "rendah" kualitas BBM Diesel.

    • Fajar Rois PenulisBalas

      wah…saya bhkan belum mngetahui hal seperti ini..hehe
      Terima kasih ilmunya mas Adrian 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *